Selasa 15 Nov 2011 08:02 PM -

PAUD INKLUSI SOLUSI PAUD MASA DEPAN

A. MENGEMBANGKAN PAUD MASA DEPAN


Salah satu hak anak adalah mendapat pendidikan yang baik, meliputi akhlak, peningkatan kecerdasan dan keterampilan. Anak yang kuat cerdas dan trampil akan dapat menjadi penggerak masyarakat. Anak yang lemah fisiknya, lemah mentalnya akan menjadi beban keluarga dan masyarakat, dan salah satu faktor berhasil tidaknya seorang anak kelak adalah dari unsur pendidikan yang ia terima. Sebagai contoh akibat endidikan kita dirumah, yang terkadang anak mempunyai rasa takut terhadap sesuatu baik itu nyata ataupun tidak. kita sebagai orang tua sering tidak menyadari darimana atau karena apa anak kita menjadi takut terhadap sesuatu tersebut. ketika anak bertemu dengan sesuatu yang asing atau disapa oleh seseorang yang dianggap asing, maka anak akan segera memalingkan wajahnya dan kemudian menutup wajahnya dengan kedua belah tanggannya. selain faktor genetik, lingkungan cukup besar dalam membentuk rasa takut yang dialami pada anak.
perasaan anak takut yang dialami anak sebenarnya muncul atau terjadi karena orang tua memperlihatkan rasa takut atau rasa lemahnya terhadap sesuatu. Misalnya seorang ibu yang memperlihatkan reaksi yang berlebihan ketika melihat kecoa bisa diterjemahkan anak sebagai kelemahan. Begitu juga dengan kebiasaan anak tidur dengan lampu terang, bisa mempengaruhi anak untuk takut pada kegelapan.Sehingga lingkungan sangat mempengaruhi bagaimana anak memulai memberi penilaian-penilaian tertentu, terhadap sesuatu yang dilihat.
Lingkungan pendidikan yang ditempuh anak akan juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terkadang masih kita jumpai beberapa kejadian guru memukul,membentak muridnya dan tentunya mereka tidak memiliki keberanian untuk melawannya atau hanya sekedar bertanya,mungkin kesalahan yang dibuat sang anak hanya sebuah kesalahan kecil yang bisa diluruskan dengan tanpa pukulan atau bentakan yang dapat berakibat buruk pada mental pemikiran anak. Oleh karena itu orang tualah yang harus selektif dalam pemilihan sekolah untuk putra-putri mereka. Apalagi pada usia pra sekolah. Orang tua harus berhati-hati, untuk memilih lembaga pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Sehingga sangat terbuka kesempatan bagi kita, untuk mengembangkan PAUD dimasa depan yang bermutu dan berkualitas.

B. MANAJEMEN MUTU TERPADU UNTUK PAUD

pengelolaan pendidikan anak usia dini, tidak bisa dikelola dengan santai atau asal-asalan, atau hanya dengan bersantai-santai sebagai sampingan dan memanfaatkan waktu luang saja. Karena pengelolaan lembaga pendidikan yang baik, akan menentukan masa depan anak didiknya. Lembaga ini akan mengelola sumber daya manusia untuk peradaban masa mendatang. Sehingga diperlukan pelaksanaan manajemen yang baik. Manajemen yang sering dikenal dengan istilah POAC yang kepanjangan dari Planning , Organizing, Actuating , Controlling. Manajemen dengan basisi manajemen terpadu, harus berfokus pada usaha meningkatkan mutu secara berkesinambungan pada :
1. produk, yaitu berupa hasil yang berkualitas (output)
2. proses
3. layanan
4. lingkungan
5. sumber daya manusia

kelima hal tersebut sangatlah diperlukan untuk melakukan atau menyediakan dengan baik, utamanya bagi lembaga PAUD. Dimulai dari adanya guru yang menarik, menyenangkan serta memberikan sesuatu hal yang harus menarik dan menantang bagi anak-anak didiknya. Guru atau pendidik juga harus mempunyai 7 kemampuan yang harus dimiliki,antara lain:
1. mendidik
2. mengajar
3. melatih
4. mengarahkan
5. menggerakkan
6. membimbing
7. mengevaluasi

Guru berbeda dengan pendidik. Setiap guru belum tentu mampu untuk menjadi seorang pendidik. Guru hanya dapat mentransfer materi atau pengetahuan kepada anak-anak didiknya. Sekedar mengajar secara formal, dengan cara yang masih bersifat konvensional. Dan berbeda dengan pendidik, pendidik adalah seorang yang benar-benar mampu melakukan tugas sebagai orang yang tidak sekedar mengajar, pendidik optimis dapat melakukan peran sebagai seorang guru. Disamping itu pendidik dapat menyelami tahap-tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan baik.
Sehingga untuk mendirikan lembaga pendidikan utamanya pada PAUD, tidak hanya sekedar mendirikan, tetapi bagaimana mengelola dan mengembangkan lembaga PAUD itu sendiri. Langkah lain yang tidak bisa ditinggalkan apabila kita akan membentuk PAUD yang baik dan unggulan adalah merangkai kerja sama dengan berbagai pihak dalam tatanan jaringan kerja yang saling menguntungkan. Dan suatu lembaga akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kemampuan manajerial pemimpin dalam organisasi itu sendiri. Sebuah mekanisme manajerial dan kepemimpinan yang dilakukan turut mempengaruhi operasionalisasi sistem manajemen dan tata kerja karyawan melalui sikapnya,secara umum dapat dikemukakan bahwa kepemimpinan yang direspon positif oleh karyawan atau bawahan, berimplikasi positif pula terhadap pencapaian tujuan organisasi atau lembaga , termasuk juga pada lembaga pendidikan yang memberikan layanan pada pemenuhan kebutuhan akan PAUD.

C. KEBERAGAMAN GURU DAN PESERTA DIDIK

PAUD inklusi memeliki latar belakang yang bearagam. Latar belakang guru maupun peserta didiknya. Pendidik atau guru mempunyai peran yang pentingbagi dunia pendidikan. karena salah satu faktor keberhasilan dari suatu pendidikan adalah adanya guru yang berkompeten dalam bidang pendidikan itu sendiri. mengerti dunia anak dan terutama mencintai anak-anak. Pendidik berasal dari berbagai disiplin ilmu yang terus diperkaya dengan berbagai pemahaman tentang PAUD. Pendidik mepunyai komitmen mendampingi perkembangan anak bersama orang tua. Pendidik juga berkomitmen terus belajar bersama anak.
Dengan demikian diharapkan pendidik atau para edukator di TK (taman kanak-kanak) dapat menjadi seorang edukator yang handal, sehingga dapat mendidik dan mengajar anak-anak dengan keilmuan yang benar,serta menghasilkan anak didik yang berkualitas dan berdaya saing.
Hak-hak yang dimiliki oleh anak seperti hak hidup,hakuntuk tumbuh dan berkembang,hak partisipatif dan hak perlindungan, hendaknya akan terus menjadi perhatian utama dalam proses kegiatan belajar di lembaga PAUD inklusi. Para peserta PAUD inklusi dapat berasal dari berbagai latar belakang. Baik etnis,agama, dan ekonomi.
Anak berkebutuhan khusus (ABK) dapat diterima dan mendapatkan pendidikan yang layak di PAUD inklusi, anak-anak disini dapat memperoleh hak yang sama seperti anak-anak yang lain. Anak-anak dari keluarga kurang mampu secara ekonomi di PAUD inklusi berhak mendapatkan keringanan biaya. Anak-anak di PAUD inklusi ini juga tidak menggunakan seragam khusus, untuk mengurangi biaya seragam. Sehingga anak dapat memakai baju-baju rumah yang dimilikinya. Karena guru dapat mengajarkan pada anak bahwa menunjukkan identitas sekolah tidak memerlukan seragam. Tetapi bagaimana menghasilkan anak-anak yang berkualittas dan memiliki perkembangan yang optimal.