Sabtu 17 Mar 2012 11:48 AM -

Sistem Starter dan Komponennya

Sistem starter adalah bagian dari sistem pada kendaraan untuk memberikan putaran awal bagi engine agar dapat menjalankan siklus kerjanya. Dengan memutar fly wheel, engine mendapat putaran awal dan selanjutnya dapat bekerja memberikan putaran dengan sendirinya melalui siklus pembakaran pada ruang bakar. Starter merupakan alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanis dan outputnya dalam kilowatt akan selalu lebih kecil dari inputnya. Salah satu cara untuk meningkatkan jumlah daya output pada motor starter kendaraan berat adalah merancang motor starter dengan tegangan yang lebih tinggi. Mengingat daya berbanding lurus dengan tegangan dan arus, maka apabila input arus sama, output akan meningkat ketika tegangan yang diterapkan meningkat. Dengan demikian sistem tegangan 24 volt banyak digunakan pada kendaraan dengan kebutuhan tenaga starter yang tinggi. Komponen-Komponen pada sistem starter image 1. Ignition Swich (Kunci Kontak): untuk memutuskan atau menghubungkan komiponen- komponen dalam sistem starter dan komponen kelistrikan lainnya. 2. Baterai: sebagai sumber arus dengan mengubah energi kimia menjadi energi listrik 3. Baterai relay switch: jenis pengendali atau pengontrol arus listrik yang berguna untuk memutuskan atau menghubungkan negatif baterai body/ chasis 4. Safety Relay: untuk menghubungkan ignition switch dengan motor starter. Selain itu safety relay juga berfungsi untuk mengamankan starter dengan cara :
  • Mencegah pengaliran arus listrik ke motor starter jika starting switch diputar keposisi START apabila engine sudah hidup.
  • Secara otomatis memutus arus ke motor starter sehingga motor starter lepas (disengaged) dari engine fly wheel (setelah engine hidup) sementara starting switch masih diposisi START.
  • Untuk safety relay model lama, relay ini dapat mencegah arus mengalir ke motor starter jika starting switch diputar ke posisi START ketika motor starter berputar karena gagal menghidupkan engine.
5. Motor Starter:Fungsi untuk menghidupkan engine dengan prinsip merubah energi listrik meniadi energi mekanis. dengan komponen-komponen sebagai berikut:
  1. Pole Core: sebagai penompang field coil dan memperkuat medan magnet yang ditimbulakan dari field coil.
  2. Yoke: sebagai tempat pole core yang diikat dengan sekrup
  3. Armature & Shaft: merubah energi listrik menjadi energi mekanik dalam bentuk gerak putar
  4. Brush: meneruskan arus listrik dari field coil ke armature coil langsung ke massa melalui komutataor.
  5. Armature Brake: pengereman putaran armature setelah lepas dari perkaitan dengan roda penerus.
  6. Drive lever: mendorong pinion gear kea rah posisi berkaitan dengan roda penerus.
  7. Starter Clutch: memindahkan momen puntir dari armature saft kepada roda penerus sehingga dapat berputar.
  8. Magnetic Switch: menghubungkan dan melepaskan pinion gear ke dari roda penerus.
  9. Gigi pinion: meneruskan daya putar starter ke mesin dengan memutarkan ring gear.
image’’