Strategi Pembelajaran

Sabtu 16 Jul 2011 06:20 AM Alim Sumarno, M.Pd

Strategi pembelajaran didalamnya mencakup pendekatan, model, metode, dan teknik secara spesifik. Pendekatan adalah konsep dasar yang melingkupi metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu. Model adalah bentun pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang diasjikan secara khas oleh guru. Metode adalah prosedur pembelajaran yang difokuskan pada pencapaian tujuan. Teknik adalah cara konkret yang dipakai saat proses pembelajaran berlangsung.Ada beberapa macam pengertian istilah dari strategi pembelajaran. Dibawah ini pengertian dari strategi pembelajaran menurut beberapa ahli yang diambil dari buku Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan (2008: 126):
  1. Menurut Kemp (1995) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien.
  2. Menurut Dick and Carey (1985) menyebutkan bahwa strategi pembelajaran itu adalah suatu set materi dan prosedur pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menimbulkan hasil belajar pada siswa.
Dari kedua pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan perencanaan yang dilaksanakan secara bersama-sama antara guru dan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran secara optimal.Dalam kamus lengkap bahasa Indonesia dijelaskan bahwa strategi adalah siasat untuk mencapai sesuai maksud dan tujuan yang telah direncanakan. Menurut Miarso (2004) dalam Bukunya Warsita (2008: 266) menyatakan bahwa pembelajaran adalah usaha mengelola lingkungan dengan sengaja agar seseorang membentuk diri secara positif tertentu dalam kondisi tertentu. Apabila dikaitkan dengan pembelajaran maka strategi pembelajaran adalah suatu kondisi yang diciptakan oleh guru dengan sengaja agar peserta difasilitasi dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Menurut Sadiman, dkk (1986) dalam bukunya Warsita (2008: 266) pembelajaran adalah usaha-usaha yang terencana dalam memanipulasi sumber-sumber belajar agar terjadi proses belajar dalam diri peserta didik.Strategi pembelajaran menurut konstruktivisme menekankan pada penggunaan pengetahuan secara bermakna, urutan pembelajaran mengikuti pandangan peserta didik, dan menekankan pada proses, serta aktivitas belajar dalam konteks nyata, bukan mengikuti urutan dalam buku teks (Warsita, 2008: 270). Dalam memilih strategi pembelajaran harus mengacu kriteria dibawah ini:
  1. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan tujuan atau kompetensi.
  2. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan jenis pengetahuan.
  3. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan sasaran (karakteristik kemampuan awal, karakteristik yang berhubungan dengan latar belakang dan status sosial kebudayaan, karakteristik yang berkenaan dengan perbedaan-perbedaan kepribadian).
  4. Biaya.
  5. Kemampuan strategi pembelajaran (kelompok atau individu).
  6. Karakteristik strategi pembelajaran yang bersangkutan (kelebihan dan kekurangannya).
  7. Waktu.