Rasional dan Pengertian Desain Pesan

Jum'at 15 Jul 2011 03:16 AM Alim Sumarno, M.Pd

Berbagai usaha yang bersifat inovatif telah dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran, baik yang bersifat makro maupun mikro. Pada masa yang lalu, perencanaan atau rancangan untuk kegiatan instruksional dan pengajaran didasarkan terutama pada isi dan seringkali didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan subyektif. Perhatian utama lebih ditujukan pada metode mengajar, daripada kegiatan belajar siswa, berarti lebih kepada alat atau sarana daripada tujuan pendidikan (Jerrold E. Kemp, 1977).Proses pembelajaran bersifat kompleks yang terdiri dari banyak bagian dan fungsi yang saling berhubungan, antara satu dengan yang lain harus saling berhubungan dan saling bekerja sama dalam cara yang terpadu agar tujuan dapat tercapai. Agar dapat menghubungkan semua komponen proses pembelajaran secara terpadu dalam rangka menghasilkan suatu program pembelajaran yang berhasil, dapat digunakan suatu pendekatan yang banyak dipakai yaitu pendekatan sistem.Aplikasi pendekatan sistem dalam perencanaan kegiatan pembelajaran adalah merupakan teknologi pembelajaran yang berarti perencanaan kegiatan pembelajaran yang sistematis berdasarkan pada pengetahuan tentang proses belajar dan pada teori komunikasi, serta dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan variabel situasi dan kondisi tertentu yang ikut mempengaruhinya, sehingga kegiatan pembelajaran yang efektif akan diperoleh.Masalah pokok yang dihadapi oleh perancang pesan pembelajaran adalah jenis pesan yang seperti apakah yang paling baik untuk mencapai tujuan seperti yang telah dirumuskan untuk sasaran tertentu?Dengan demikian hakekat desain pesan adalah sejalan dengan pengertian teknologi pembelajaran yaitu proses perencanaan yang sistematis yang dimulai dari menganalisis masalah, mengembangkan prosedur untuk memecahkan masalah dan kemudian menilai hasil yang diperoleh. Untuk itu diperlukan keterampilan menganalisis faktor-faktor yang relevan dan prinsip-prinsip dan teori ilmu tingkah laku untuk dapat mendesain pesan pembelajaran yang memenuhi kriteria :
  • Memenuhi tujuan
  • Sesuai dengan karakteristik siswa
  • Sesuai dengan karakteristik penyampai pesan
  • Bersifat praktis menurut sumber yang tersedia
Sedangkan arti pesan menurut Flemining ada tiga macam pengertian yaitu :
  1. Tanda (yang berupa kata-kata, gambar), termasuk peinilihan dan urutannya, yang menjadi tanggung jawab perancang dan diharapkan dapat bermakna sesuatu bagi penerima pesan.
  2. Pembawa tanda (yang berupa macam gaya, tata letak percetakan) yang menjadi tanggung jawab produser.
  3. Informasi atau arti yang diterima yang menjadi tanggung jawab penerima pesan. (Malcom Flemining, 3)
Yang dimaksud pesan dalam hubungannya dengan kata desain pesan disini adalah apa yang menjadi tanggung jawab perancang pesan yang berupa lambang atau tanda yang dimaksudkan untuk mempengaruhi pengetahuan, keterampilan atau sikap seseorang.Dalam arti yang demikian, maka perancang pesan akan memegang kontrol sepenuhnya didalam pemilihan, pengolahan, penyusunan, dan pengurutan tanda-tanda dan simbol simbol baik kata, tulisan atau gambar.Istilah desain atau merancang adalah menunjukkan suatu proses analisis yang sengaja dilaksanakan terpisah dari proses pelaksanaan desain, artinya desain pesan adalah berbeda dari peristiwa atau kegiatan pembelajaran yang sebenarnya. Kata desain menunjuk pada suatu proses atau hasil. Desain adalah suatu proses yang dimulai dengan analisis masalah pembelajaran dan mencapai puncaknya pada pemecahan masalah, yang di dalam hal ini menghasilan suatu produk yang disebut desain pesan. Produk yang berupa desain pesan ini tidak hanya berupa suatu perencanaan atau strategi umum, tapi berbentuk draft atau prototipe kasar, suatu naskah atau story board dan sebagainya.Proses desain disini menunjukkan kegiatan analisis secara sistematis terhadap faktor-faktor yang berhubungan dan berpengaruh seperti bahan pelajaran, siswa, tujuan, sumber-sumber, dan juga kegiatan sintesis yang mengintegrasikan faktor faktor tersebut dalam suatu cara yang konsisten dengan prinsip-prinsip tingkah laku manusia seperti pengamatan, belajar, pembentukan konsep dan sikap.Apabila unsur teknologi dilibatkan dalam proses merancang pesan disini, maka dapat ditambahkan satu langkah lagi antara fase proses merancang pesan dan pengajaran, yaitu kegiatan produksi. Dalam fase produksi, rancangan pesan diterjemahkan melalui langkah langkah khusus penyusunan media ke dalam bentuknya terkahir seperti modul, buku, media interaktif, video dan media pembelajaran lainnya.Jadi desain pesan adalah suatu proses untuk merancang pesan. Berdasarkan hambatan dan kemampuan yang dapat diidentifikasi melalui analisis tujuan, siswa, mata pelajaran, dan sumber sumber yang tersedia, perancang pesan menciptakan dan memanipulasikan kondisi untuk belajar dengan jalan meinilih stimulus pembelajaran dan mengorganisasikannya dalam waktu dan ruang, yang dikerjakannya dengan menggunakan pembawa pesan yang cocok dan disesuaikan dengan teori, prinsip dan strategi pembelajaran yang tepat.Fungsi desain pesan adalah menyediakan kondisi untuk terciptanya kegiatan belajar siswa. Jadi apa yang dapat dilakukan oleh seorang perancang pesan adalah terbatas pada manipulasi variabel lingkungan dengan jalan memanipulasi variabel pesan.