Peranan Logika Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Rabu 22 Jun 2011 06:49 AM Alim Sumarno, M.Pd

Logika adalah ilmu pengetahuan dan kecakapan untuk berpikir lurus ( tepat ). Ilmu pengetahuan mempunyai arti yang luas dan yang sempit. Di dalam bahasa asing dipergunakan istilah-istilah seperti : Science ( bahasa Inggris ), Wissenschaft ( Jerman ), Wetensekap. Kata-kata itu ada persamaannya dengan istilah ilmu pengetahuan tetapi tidak selalu sama.Wissenschaft dan scienza dipakai dalam arti yang luas dan meliputi apa yang di dalam bahasa Jerman disebut Naturwissenschaften ( ilmu pengetahuan alam, untuk pengetahuan fisika ) dan Geisteswissenschaften. Science di Inggris mempunyai arti yang lebih sempit, yaitu apa yang di dalam bahasa Jerman disebut Naturwissenschaften. Kalau kita membaca literatur Inggris, kita harus memperhatikan arti yang lebih sempit yang diberi istilah science. Dikatakan bahwa science harus melalui sifat-sifat yang tertentu. Di dalam science terdapat :? Perbedaan perbedaan secara kritis.? Mempunyai sifat umum dan di dalamnya terdapat suatu sistema? Harus dapat dilakukan perifikasi ( pengontrolan )Di dalam science orang harus bersikap kritis, artinya orang harus mampu menemukan kenyataan fakta-fakta dan mampu membedakan antara fakta yang murni dan apa yang telah diberi corak oleh pandangan atau keinginan yang tertentu, yang orang cenderung untuk memakai pandangannya itu, pandangan yang obyektif.Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan tentang pokok yang tertentu. Kumpulan ini merupakan suatu kesatuan yang sistematis serta memberikan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Penjelasan ini terjadi dengan menunjukkan sebab-musababnya.Logika juga merupakan ilmu pengetahuan. Lapangan ilmu pengetahuan yang dimaksud adalah azas-azas yang menentukan pemikiran yang lurus, tepat dan sehat. Agar dapat berpikir lurus, tepat, dan teratur, logika menyelidiki, merumuskan serta menerapkan hukum-hukum yang ditepati.Logika Sebagai Proses BerfikirLogika identik dengan masuk akal dan penalaran. Penalaran adalah salah satu bentuk pemikiran. Pemikiran adalah pengetahuan tak langsung yang didasarkan pada pernyataan langsung.pemikiran mungkin benar dan mungkin juga tak benar.Definisi LogikaDefinisi logika sangat sederhana yaitu ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat berfikir valid menurut aturan yang berlakuFaedah LogikaPelajaran logika menimbulkan kesadaran untuk menggunakan prinsip-prinsip untuk berfikir secara sistematis.Faedah tersebut antara lain :
  • Logika menyatakan, menjelaskan dan emmpergunakan prinsip-prinsip abstrak yang dapat digunakan dalam semua lapangan ilmu pengetahuan
  • Menambah daya berfikir abstrak yang menimbulkan sikap intelektual
  • Mencegah agar tidak tersesat dari segala sesuatu yang kita peroleh berdasarkan authority.
Peranan Logika dalam IPTEK
  • Logika mengantarkan manusia untuk berdaya abstraksiHal ini erat kaitanya dengan alam pikiran manusia. Alam pikiran manusia berkembang menurut dua hal:
    • Perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purbakala hingga saat ini.
    • Perkembanagn alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnya
  • Logika mengarahkan manusia berfikir yang konstruktif dan benarManusia diarahkan untuk berfkir secara labih konstruktif dan benar. Hal ini dapat dilihat dari proses pengambilan keputusan dari premis-premis yang ada atau penarikan kesimpulan secara deduktif dengan mengunakan pola piker yang disebut selogisme atau pola-pola lain.
  • Logika mengantarkan manusia untuk menyelesaikan masalah secara konstruktif dan benarIlmu pengetahuan bermula dari rasa ingin tahu, kemudian keingintahuan itu dilaksanakan dengan melakukan pengamatan dan percobaan serta penalaran. Percobaan bertujuan menimbulkan gejala dalam lingkungan yang terkendali. Data yang dikumpulkan selanjutnya akan dianalisa dengan metode ilmiah tertentu untuk memperoleh kesimpulan yang logis, yang dapat diterima dengan akal sehat.
Proses Berfikir KreatifKreativitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil hasil yang sifatnya :
  • Inovatif : menarik, baru, aneh dan mngejutkan
  • Useful : berguna, lebih enak, lebih praktis, mendatangkan hasil lebih baik/banyak.
  • Understandable : dapat dimengerti, hasil yang yang sama dimengerti dan dapat dibuat dilain waktu
Pentingnya kreativitasMenurut Utami Munandar (1985) pentingnya kreativitas adalah :
  • Karena dengan berkreasi orang dapat mewujudkan dirinya dan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam hidup manusia.
  • Dapat memberikan kepuasan kepada individu
  • Bukan tidak mungkin kreativitas bisa meningkatkan kualitas hidup. Karena sudah terbukti bahwa berkat sumbangan ide-ide
  • Kreatif sangat mempengaruhi kejayaan dan kesejahteraan masyarakat dan negara.
Tahapan proses kreatifMenurut Wallas, ada empat tahapan proses kreatif yaitu :
  • Persiapan, meletakkan dasar, mempelajari latar belakang perkara, seluk beluk dan problematikanya, mencoba memikirkan berbagai kemungkinan pemecahan terhadap masalah yang dihadapinya
  • Inkubasi, proses pemecahan masalah dierami dalam alam prasada, individu seakan-akan melupakannya, ini dapat berlangsung berhari-hari atau beberapa jam sampai timbul inspirasi atau gagasan untuk memecahkan masalah
  • Iluminasi, gagasan muncul untuk memecahkan masalah "Eureka". Biasanya ditandai dengan ucapan "Now I see it", "o iya", atau "AHA"
  • Verifikasi, gagasan yang muncul tersebut dievaluasi secara kritis dan dihadapkan secara realitas. Diuji untuk dipertanggungjawabkan
Pemahaman kreativitas perlu dilengkapi dengan pembahasan terhadap orangnya yaitu apa ciri-ciri orang kreatif itu. Ciri kognitif orang yang kratif adalah ;
  • Kelancaran atau kelincahan mental, yakni kemampuan untuk berfikir dari satu ide ke segala arah (divergen) mencari jawaban yang berbeda, yang mungkin dan kemampuan untuk berfikir dari segala arah (konvergen)
  • Fleksibilitas konseptual, kemampuan untuk secara spontan mengganti cara memandang atau pendekatan kerja yang tidak jalan, luwes, sesuai dengan tuntutan dan kemungkinan yan ada
  • Orisinalitas, kemamuan untuk menelorkan ide, gagasan, yang bahkan mengejutkan
  • Elaborasi, yakni lebih menyukai komplekitas daripada simplisitas, karena lebih menyukai tantangan
Pengambilan Keputusan dan Pemecahan MasalahTahapan-tahapan yang pernah dialami manusia dalam pemecahan masalah
  • Kebetulan. Pemecahan masalah didapat melaui proses ketidaksengajaan
  • Trial and Error, menggunakan metode yang berbeda sampai mendapat pemecahannya.
  • Spekulasi, hampir sama dengan trial and error hanya saja spekulasi lebih sistematis.
  • Berdasar Pengalaman, pengalaman yang telah dimiliki dijadikan sebagai tolak ukur analogi untuk memprediksi peristiwa yang akan dating.
  • Penyelidikan Ilmiah, dugaan yang bersumber pada data
Elemen-elemen pengambilan keputusan :
  • Model, adalah penggambaran dari suatu masalah secara kwantitatif
  • Kriteria, tujuan yang hendak dicapai dari pengambilan keputusan
  • Pembatas, factor tambahan yang harus diperhatikan dalam memecahkan suatu masalah
  • Optimasi, jalan pemecahan yang terbaik