Pengembangan Media Power Point Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

Jum'at 05 Aug 2011 03:47 PM Alim Sumarno, M.Pd

ABSTRAK

Zakaria, Tanzil. 2007. Pengembangan Media Power Point Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII Semester I di Sekolah Menengah Pertama Negeri 20 Malang, Skripsi, Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Mardiah Moenir, M.Pd., (II) Dr. H. Sulton, M.Pd.
Media audio visual dengan menggunakan program power point merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di sekolah khususnya pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Pengelompokan Makhluk Hidup. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh pengembang di SMP Negeri 20 malang, ternyata guru hanya meggunakan buku pelajaran sebagai satu-satunya media pembelajaran. Untuk itu pengembang membuat alternatif pemecahan masalah dengan mengembangkan media power point sebagai media pembelajaran.Tujuan pengembangan media power point ini adalah untuk membantu guru dalam proses belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Juga sebagai media yang dapat menarik perhatian siswa dalam kegiatan belajar sehingga siswa dapat termotifasi.Dalam mengembangkan media power point, pengembang menggunaka adaptasi model Abidin dan Sadiman yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) analisis tujuan, (3) mengembangkan materi, (4) menyusun naskah, (5) produksi, (6) menyusun petunjuk pemanfaatan, (7) validasi individual (ahli media, ahli materi, dan ujicoba siswa secara individual), ujicoba kelompok (berupa ujicoba ke siswa kelompok kecil), dan uji coba lapangan (ujicoba kelas), (8) revisi.Subyek uji coba dalam pengembangan media audio visual dengan menggunakan program power point ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 20 Malang, Semester I. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Sedangkan subyek uji coba dilakukan uji coba di kelas/kelompok besar dengan cara penyebaran angket dan tes. Untuk mengetahui hasil belajar siswa, yaitu dengan menggunakan evaluasi dalam bentuk pre test dan post test. Analisis data yang digunakan untuk mengolah data hasil validasi ahli media, ahli materi, dan audiens adalah persentase, sedangkan untuk mengolah data hasil belajar siswa mengunakan uji t.Berdasarkan data uji coba yang diperoleh dalam pengembangan media program power point yang diproduksi adalah sebagai berikut: media power point dapat digunakan sebagai alternatif media untuk proses pembelajaran di kelas. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli media, ahli materi dan siswa. Media ini juga dapat membantu guru dalam menyampaikan materi dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.Dari hasil validasi menunjukkan: (1) validasi ahli media menunjukkan hasil sebesar 80.00%, (2) validasi ahli materi menunjukkan hasil sebesar 93.75%, (3sedangkan pada validasi kelas menunjukkan hasil sebesar 80.15%. Berdasarkan penilaian tersebut di atas menunjukkan bahwa power point yang dikembangkan memiliki validitas yang tinggi.Data tentang variabel nilai yang diperoleh siswa dianalisis dengan uji t. Uji t pada populasi terhadap nilai tertentu dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa pada uji coba kelas dimana thitung (10.92) > ttabel (2.04), maka H1 diterima yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang belajar sebelum menggunakan media audio visual dengan menggunakan program power point dengan sesudah menggunakan media audio visual dengan menggunakan program power point. Dari hasil evaluasi belajar yang dilakukan pada uji coba kelas/kelompok besar dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test.Dari hasil validasi dan uji coba yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media audio visual dengan menggunakan program power point yang disajikan secara lebih variatif mampu merangsang minat siswa dalam mempelajari pelajaran IPA pokok bahasan Pengelompokan Makhluk Hidup, serta dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar bagi siswa.Dengan adanya pengembangan media power point, media ini dapat dijadikan alternatif kebutuhan sumber belajar di SMP Negeri 20 Malang yang diharapkan dapat meningkatkan motifasi dan prestasi belajar siswa.