Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Profesional Guru Terhadap Prestasi Belajar

Jum'at 05 Aug 2011 10:11 AM Alim Sumarno, M.Pd

ABSTRAK

Kristian, Hendrik. 2010. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Profesional Guru Terhadap Prestasi Belajar yang Dimediasi oleh Motivasi Belajar Siswa (Studi pada siswa Kelas X mata pelajaran ekonomi di SMA Islam Malang Tahun Ajaran 2009/2010). Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) : Drs. Sapir.S.Sos, M.Si. Pembimbing (II) : Dwi Wulandari, SE., M.M.
Guru memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan. karena guru memegang kunci dalam pendidikan dan pengajaran disekolah. Guru adalah pihak yang paling dekat berhubungan dengan siswa dalam pelaksanaan pendidikan sehari-hari, dan guru merupakan pihak yang paling besar peranannya dalam menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan. Oleh karena itu, pembinaan dan pengembangan terhadap guru merupakan hal mendasar dalam proses pendidikan. Saat ini guru dianggap sebuah profesi yang sejajar dengan profesi yang lain, sehingga seorang guru dituntut bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya. Guru yang profesional adalah guru yang mempunyai sejumlah kompetensi yang dapat menunjang tugasnya yang meliputi kompetensi pendagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial maupun kompetensi pribadi.Dari kompetensi tersebut guru dapat menciptakan suasana dalam belajar menjadi nyaman dan optimal sehingga menumbuhkan persepsi siswa yang positif. Dengan persepsi yang potif tersebut akan menumbuhkan motivasi siswa dalam belajarnya sehinga dapat mempengaruhi tidakan siswa dalam mencapai tujuannya, yaitu prestasi belajar yang memuaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif: (1) langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa, (2) lansung motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa, (3) langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap motivasi belajar siswa, (4) tidak langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa melalui motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif deskriptif, Analisis yang digunakan adalah Path Analysis. Variabel penelitian antara lain: kompetensi professional guru (X1), motivasi belajar (X2), dan prestasi belajar (Y). populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA ISLAM MALANG, yang berjumlah 315 siswa yang terbagi menjadi 9 kelas.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Proportional Random Sampling sebanyak 63 responden dengan mengambil 20% jumlah siswa tiap kelas. Hasil analisi data menunjukan bahwa : (1) ada pengaruh positif secara langsung antara persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa sebesar 0,503 dan mempunyai nilai signifikansi t 0,000 < 0,005, (2) ada pengaruh positif secara langsung antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 0,400 dan mempunyai nilai signifikansi t 0,000 < v 0,005, dan (3) ada pengaruh positif secara langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap motivasi belajar sebesar 0,378 dengan nilai signifikasi t 0,002 < 0,005. (4) Terdapat pengaruh positif tidak langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar melalui motivasi belajar sebesar 0,151 dengan nilai signifikasi t 0,000 < 0,005. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat diajukan adalah : (1) kepada Pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah, disarankan untuk senantiasa secara terus-menerus memantau atau mengevasluasi para guru agar guru dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam mengajar, (2) kepada Guru SMA Islam MALANG disarankan untuk aktif mengikuti kegiatan MGMP, mengikuti seminar-seminar tentang kompetensi professional guru, dan ikut pelatihanpelatihan (workshop tentang professional guru), (3) kepada siswa hendaknya meningkatkan motivasi belajarnya dengan aktif mengerjakan tugas individu atau tugas kelompok, berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas, mempelajari terlebih dahulu materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru, serta mempelajari kembali materi pelajaran yang telah diperoleh dari sekolah, (4) bagi peneliti selanjutnya agar objek yang diteliti lebih luas, sehingga hasil penelitianya lebih respresentatif dan valid.