Pengaruh Model Pembelajaran Snowballing terhadap Hasil Belajar Geografi

Jum'at 05 Aug 2011 10:50 AM Alim Sumarno, M.Pd

ABSTRAK

Wulandari, Putri Diana. 2009. Pengaruh Model Pembelajaran Snowballing terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Mlarak Ponorogo. Skripsi, Jurusan Geografi, FMIPA Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Pd, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.
Pembelajaran yang bermakan adalah apabila siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Keterlibatan siswa secara aktif dapat menciptakan pembelajaran yang efektif dan saling bekerjasama dalam belajar sehingga tercipta suasana yang menyenangkan. Kegiatan pembelajaran tersebut akan mempengaruhi hasil belajar yang tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi meningkatkan kemampuan berfikir siswa. Salah satu model pembelajaran yang sering digunakan untuk meningkatkan aktivitas siswa adalah diskusi kelompok, namun hanya beberapa siswa saja yang aktif dan interaksi tatap muka antar anggota kelompok masih kurang. Maka untuk itu perlu variasi model pembelajaran yang lain untuk menumbuhkan keaktifan belajar siswa, yaitu model pembelajaran snowballing. Penggunaan model pembelajaran tersebut mendorong aktivitas siswa yang terlibat secara fisik, intelektual, dan emosional sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar geografi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran snowballing dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran diskusi kelompok. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan subjek kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai keals kontrol di SMP Negeri 1 Mlarak, Ponorogo tahun ajaran 2008/ 2009. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa pascates. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t dengan menggunakan bantuan komputer dengan program SPSS 13.00 for Windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar geografi kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dari hasil analisis diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas ekpserimen sebesar 69,25 sedangkan kelas kontrol sebesar 63,25 dengan nilai p = 0,020. Dengan demikian, p = 0,020 < 0,05 maka hipotesis penelitian ini diterima, artinya ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar geografi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran snowballing dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran diskusi kelompok. Bertitik tolak dari temuan penelitian ini, maka pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran snowballing perlu dilakukan oleh guru bidang studi geografi yakni dalam kegiatan pembelajaran untuk topik geografi sosial guru sering menggunakan model pembelajaran snowballing karena dapat meningkatkan kemampuan siswa berdiskusi untuk memecahkan masalah sosial yang dihadapi.