Penelitian Eksperimen adalah

Senin 13 Feb 2012 03:18 PM Alim Sumarno, M.Pd

Jenis penelitian lain yang sering dilakukan oleh seorang peneliti di bidang pendidikan adalah penelitian eksperimen (experimental research). Penelitian ekperimen merupakan metode inti dari model penelitian yang ada karena dalam penelitian eksperimen para peneliti melakukan tiga persyaratan dari suatu bentuk penelitian. Ketiga persyaratan tersebut meliputi kegiatan mengontrol, memanipulasi, dan observasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta berapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan cara memberikan perlakukan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan menyediakan kontrol untuk perbandingan (Ardhana, 2008).

Dalam penelitian eksperimen, variabel-variabel yang ada termasuk variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable) yang telah ditentukan secara tegas oleh para peneliti sejak awal penelitian. Variabel bebas biasanya merupakan variabel yang dimanipulasi secara sistematis. Dibidang pendidikan, yang termasuk variabel bebas adalah metode mengajar, macam-macam penguatan (reinforcements), sarana prasana pendidikan dan sebagainya. Variabel terikat atau yang sering disebut criterion variable merupakan variabel yang diukur sebagai akibat adanya manipulasi pada variabel bebas. Variabel terikat disebut dependent variable karena dari segi fungsinya yang tergantung dari variabel bebas. Contoh dari variabel terikat adalah hasil belajar siswa, kemandirian siswa dan sebagainya (Sukardi, 2003).

Konsep dasar yang berkaitan erat dengan penelitian eksperimen adalah menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan mengontrol beberapa variabel bebas serta perubahan yang terjadi pada variabel terikat. Untuk mengetahui perubahan tersebut peneliti diharuskan melakukan observasi selama proses eksperimen berlangsung. Dalam pelaksanaan penelitian eksperimen, kelompok kontrol sebaiknya diatur secara intensif sehingga kedua variabel mempunyai karakteristik sama atau mendekati sama. Yang membedakan dari kedua kelompok variabel tersebut adalah perubahan pada variabel terikat terjadi disebabkan group eksperimen diberi treatment (perlakuan) seperti direncanakan oleh si peneliti, sedangkan group kontrol tidak diberi treatment.

Berdasarkan kemampuan melakukan kontrol terhadap variabel-variabel penelitian, rancangan eksperimen dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu pra eksperimen penelitian, eksperimen semu (quasi eksperimental research) dan eksperimen sungguhan (true experimental research) (Sukardi, 2003).

  1. Rancangan pra eksperimen
    Rancangan pra eksperimen berupaya untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat hanya dengan cara melibatkan satu kelompk subyek, sehingga tidak ada kontrol yang ketat terhadap variabel ekstra
  2. Rancangan Eksperimen Semu (quasi eksperimental research)
    Penelitian kuasi eksperimen (quasi eksperimental research) dapat diartikan sebagai penelitian yang mendekati eksperimen atau eksperimen semu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok eksperimen, namun pemilahan kedua kelompok tersebut tidak dengan teknik random. Oleh karena itu rancangan ini relatif lebih cermat dalam mengungkapkan hubungan sebab akibat dibandingan dengan rancangan pra eksperimen. Rancangan eksperimen ini sering digunakan dalam bidang penelitian pendidikan yang memiliki karakteristik sebagai berikut.
    • Masalah yang ingin dipecahkan adalah masalah pembelajaran nyata.
    • Menggunakan subjek penelitian siswa.
    • Mengendalikan hanya satu atau dua variabel yang ditunjang oleh kerangka teoritik yang diduga kuat dapat mempengaruhi kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.
    • Memiliki rancangan penelitian yang jelas dan menghindari penelitian one shot treatment dan menjunjung tinggi reliabilitas hasil penelitian.

      Contoh penelitian eksperimen semu dalam bidang fisika adalah pengaruh project based learning terhadap kinerja ilmiah siswa untuk menciptakan teknologi baru pada pembelajaran fisika.
  3. Rancangan eksperimen sungguhan (true experimental research)
    Rancangan ekperimen sungguhan adalah rancangan yang digunakan untuk mengungkapkan sebab dan akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol di samping kelompok eksperimen yang dipilah dengan menggunakan teknik acak. Oleh sebab itu rancangan ini relatif paling cermat dalam mengungkapkan hubungan sebab akibat antar variabel. namun kelemahan pada penelitian eksperimen sungguhan memungkinkan untuk mengontrol variabel-variabel yang relevan, namun cara ini juga paling striktif dan dibuat-buat (artifisial). Ciri inilah yang merupakan kelemahan utama jika metode ini dikenakan kepada manusia dalam dunianya, karena manusia sering dibuat lain apabila tingkah lakunya dibatasi secara artifisial, dimanipulasikan atau diobservasi secara sistematis.
    Contoh penelitian eksperimen sungguhan yaitu percobaan faktorial tentang pengaruh peemupukan dan jarak tanam dengan adanya control pada percobaan faktorial.

Berdasarkan paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa penelitian eksperimen merupakan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok eksperimen untuk mengetahui adanya perbedaan dari kedua kelas tersebut.