Pembelajaran E-Learning Pemrograman Visual Basic Pada Perancangan Ruang Parkir Terminal

Sabtu 06 Aug 2011 10:42 PM Alim Sumarno, M.Pd

Agung Sedayu

Abstrak: E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung program pendidikan dengan media internet, jaringan komputer, dan komputer standalone. Pemandangan komponen yang akan dipelajari adalah jumlah kebutuhan dan fasilitas taman melayani di terminal. Metode pendekatan belajar yang digunakan adalah model Addie dan menggunakan Visual Basic. Addie Model terdiri dari (1) Analisis, adalah proses untuk menentukan apa yang akan dipelajari oleh pelajar atau mahasiswa, (2). Desain, berbicara tentang objek yang akan dipelajari, instrumen penilaian, praktek dan bahan nya, menganalisis subjek, mempelajari perencanaan dan pilihan media; (3). Pembangunan, adalah fase pengembangan sementara siswa membuat dan isi penting entri yang dibuat dalam fase ini; (4). Implementasi, merupakan langkah nyata untuk menerapkan sistem belajar yang membuat; (5). Evaluasi, bahwa ini langkah-langkah untuk menjelaskan evaluasi dari e-learning. Menggunakan "Perencanaan Evaluasi" sebagai referensi aktivitas. Ada membuat hasil dari analisis program akumulasi parkir yang dicapai sama nilai dengan iterasi secara manual.PendahuluanE-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone (Hidayati,2010). Di era pengembangan informasi yang sudah global ini, aplikasi e-Learning sudah sangat dibutuhkan dalam strategi pembelajaran baik ilmu murni maupun terapan. Mata kuliah dalam Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang (Silabus, 2008) yang merupakan ilmu terapan sudah saatnya mulai merambah metode e-Learning ini. Dimana seperti yang banyak kita ketahui bahwa arsitektur berkaitan dengan sistem database untuk kebutuhan rancangannya, dan para akademisi dan praktisi arsitektur masih sangat jarang menggunakannya, termasuk juga pemanfaatan bahasa pemrograman untuk membantu menggali dan mengolah data keperluan perancangan. Paper ini membahas tentang strategi pembelajaran e-Learning mata kuliah perancangan landscape dengan pemanfaatan program Visual Basic 6 (VB.6). Materi pokok yang dipelajari adalah perancangan ruang parkir dalam terminal angkutan umum. Visual Basic 6 (VB.6) merupakan bahasa pemrograman yang populer dan mudah dipahami oleh semua kalangan (Yuswanto,2003). Perancangan ruang parkir merupakan bagian dari perancangan Landscape (ruang luar) sebuah kawasan. Dalam ilmu rancang ruang luar, yang perlu diperhatikan pertama kali adalah menganalisa rencana penggunaan ruang luar dan menetapkan luasnya sesuai dengan maksud (Ashihara, 2002). Dalam penentuan luasan parkir merujuk pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ramli dan hustim (2003), Purwanti (2003), dan Radan dan Karno (2003).Pengembangan Model ADDIEAda tiga komponen penting pembangun e-learning yaitu infrastruktur, aplikasi (LMS) dan konten pembelajaran. Untuk mendesain konten yang sesuai dengan kebutuhan learner atau mahasiswa dan dapat mencapai objektif dari pembelajarannya diperlukan suatu framework sebagai dasar acuan yang disebut sebagai desain instruksional. Terdapat beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam menyusun Instructional Design.
Pemilihan model Instructional Design harus disesuaikan dengan karakteristik materinya. Untuk materi perkuliahan di Perguruan Tinggi, pendekatan ADDIE Model merupakan desain instruksi yang tepat karena sifatnya yang sistematik, linier dan dimungkinkan adanya iterasi ketika ada perubahan desain. ADDIE model ditunjukkan pada Gambar 1.

Gambar 1. ADDIE Model

Berikut langkah-langkah pembelajaran e-learning aplikasi pemrograman bahasa Visual Basic (VB) dalam perancangan ruang parkir :a. AnalysisTahap analisis merupakan suatu proses mendefinisikan apa yang akan dipelajari oleh learner atau mahasiswa. Maka untuk mengetahui atau menentukan apa yang harus dipelajari, harus dilakukan beberapa kegiatan, diantaranya adalah melakukan Needs Assessment (analisis kebutuhan), mengidentifikasi masalah (kebutuhan), dan melakukan analisis tugas (Task Analysis). Perancangan Landscape merupakan mata kuliah standar kompetensi utama, dengan standar kompetensi yang ingin dicapai mengenal dan memahami proses perencanaan dan perancangan lingkungan dan ruang luar khususnya dalam perancangan tapak, sehingga mampu merancang tapak secara konseptual maupun teknis. Permasalahan yang akan dikaji adalah pola parkir dalam suatu terminal. Faktor yang paling berpengaruh pada tingkat kinerja terminal, adalah sirkulasi dalam terminal, karakteristik parkir, dan model antrian yang diterapkan. Gambar 2. menunjukkan pergerakan dalam terminal, angkutan umum datang dan masuk ke dalam terminal, kemudian terpecah menjadi dua bagian yakni masuk dalam antrian dan kemudian langsung berangkat, atau parkir beberapa saat yang kemudian antri untuk berangkat.

Gambar 2. Pola Pergerakan Dalam Terminal

Dengan permasalahan di atas para mahasiswa mengerti teori pendukung perancangan perparkiran. Parkir didefinisikan sebagai keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara, termasuk dalam pengertian parkir adalah setiap kendaraan yang berhenti pada tempat-tempat tertentu baik yang dinyatakan dengan rambu ataupun tidak serta tidak semata-mata untuk kepentingan menaikkan dan menurunkan orang dan barang (Dit. BSLLK Dirjen Perhubungan Darat, 1996), berdasarkan tata letaknya dikenal parkir badan jalan (on street parking) dan parkir di luar badan jalan (of street parking). Karakteristik parkir berkaitan dengan besarnya jumlah kebutuhan parkir yang harus disediakan. Karakteristik parkir meliputi volume, kapasitas, akumulasi, durasi, tingkat penggunaan, indeks, ketersediaan, dan kebutuhan parkir. Namun yang dibahas pada paper ini adalah Akumulasi Parkir. Akumulasi parkir dapat dihitung dengan jumlah kendaraan parkir sebelum survey ditambah dengan jumlah kendaraan yang masuk dikurangi dengan jumlah kendaraan yang keluar pada periode waktu yang sama, atau dengan menggunakan rumus berikut (Alwinda, Y., 2001):

dimana : Kp = Jumlah kendaraan yang parkir (kendaraan/jam) T = Waktu tinggal kendaraan di lokasi parkir (jam)?no = Beban parkir?n(masuk) = Jumlah kendaraan masuk (kendaraan)?n(keluar ) = Jumlah kendaraan keluar (kendaraan) sebelumnya (kendaraan)b. DesignFase desain berurusan dengan objek pembelajaran, instrumen penilaian, latihan dan isinya, analisis subjek, rencana pembelajaran dan pemilihan media pembelajaran. Pada fase ini harus sistematis dan spesifik. Sistematis berarti metode dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengevaluasi kumpulan perencanaan strategis untuk mencapai Goal dari sebuah proyek pembelajaran. Sedangkan Spesifik berarti setiap elemen dalam perencanaan desain pembelajaran perlu dijalankan dengan memperhatikan sampai ke hal-hal yang detail. Pengalaman belajar yang dilakukan pada tahap awal desain meliputi :
  • Brainstorming, menggali ide ide dan pemikiran mahasiswa dalam tema yang dibicarakan.
  • Critical Incident, mahasiswa mengingat dan mengutarakan tentang pola sirkulasi yang berkesan baginya.
  • Concept Mapping, mahasiswa membuat kesimpulan dari bahan ajar yang diberikan dengan cara membuat pemetaan.
  • Poster Comment, mahasiswa mengomentari gambar yang ditunjukkan oleh dosen.
Dari pengalaman belajar di atas kemudian dibuat program bantu untuk mengetahui karakteristik parkir yang dibutuhkan dalam perancangan. Media yang dibutuhkan adalah komputer atau laptop, program VB.6. Proses pembuatan program tersebut terbagi atas dua bagian sebagai berikut :Bagian halaman mukaBagian halaman muka merupakan sampul awal program Parksof Nonlinier 2010 dengan beberapa pilihan menu, untuk halaman muka dapat dibuat setting kontrol, algoritma, dan flowchart sebagai berikut :
  • Setting Kontrol Program
Pada bagian halaman muka (form 1) dibuat setting kontrol sebagaimana pada Tabel 1. Tabel 1. Setting Kontrol Form 1

Form/Control

Properti

Setting

Form1CaptionParksoft Nonlinier 2010
PictureBumi.jpg
CommandButton1 - 10CaptionMenu, tutup, keluar, akumulasi parkir, durasi parkir, penggunaan parkir,indeks parkir,ketersediaan parkir,kebutuhan parkir,data parkir.
Frame 1Caption-
Label 1 - 3Caption-Parksoft Nonlinier 2010-Software Estimasi Parkir Masa Kini-by Agung Sedayu
Image 1 2PictureGambarku.bmp & Mobil Parkir.jpg.
Shape 1 10Border colordisesuaikan
Line 1 5Border colordisesuaikan
Shockwaveflash1App.pathmuterbiro.swf
  • Algoritma :
  1. Program mulai diaktifkan, tampilkan menu
  1. Pilih tool akumulasi parkir, durasi parkir, penggunaan parkir, indeks parkir, ketersediaan parkir, kebutuhan parkir, dan data parkir. Jika tidak tutup menu atau keluar program.
  • Flowchart :
Akumulasi ParkirPada pilihan tool ini dapat dibuat setting, algoritma, dan flowchart sebagai berikut :
  • Algoritma :
  1. Nyatakan no, n(masuk), n(keluar), t, parkirku, jumlahku sebagai variabel
  2. Hitung akumulasi parkir (Kp) dengan rumus :
  3. Jika sepakat dengan nilai perhitungan simpan, jika tidak dapat dihapus atau reset dan kembali ke langkah ke-2
  4. Buat database Akumulat.MDB untuk menyimpan
  5. Tampilkan tabel dan grafik
  6. Simpan output ke file Akumulasi.txt
  7. Selesai atau kembali ke menu utama
  • Setting Kontrol Program
Pada bagian halaman akumulasi parkir (form 2) dibuat kontrol pemrograman sebagaimana pada Tabel 2.Tabel 2. Setting Kontrol Form 2

Form/Control

Properti

Setting

Form2CaptionAkumulasi Parkir
CommandButton 1 8CaptionEksekusi, Output, ke menu, simpan, hapus, reset, grafik, tutup grafik
OptionButton1index1 - 2
Captionpie, batang
Frame 1Caption-
Text.box 1 5text-
Label 1 11CaptionWaktu tinggal (t), Beban parkir (no), jumlah kendaraan masuk (n-masuk), jumlah kendaraan keluar (n-keluar), jumlah kendaraan parkir (kp), jam, kendaraan (3 label), kendaraan/jam, table perhitungan akumulasi parkir
Datagrid1Data SourceAdodc1
Mschart1NameGrafik
Adodc1RecordsourceSelect*from Kumulatif
  • Flowchart :

Gambar 4. Flowchart Akumulasi Parkir

Gambar 5. Visualisasi Form dan Output Akumulasi Parkir

c. DevelopmentFase ini merupakan fase pengembangan di mana mahasiswa membuat dan memasukkan konten penting yang telah dibuat dalam fase desain. Menjelaskan teknis pengkodean bahasa program. Paparan yang bisa disampaikan antara lain teknis penggunaan visualisasi pengkodean dengan LCD dan penayangan langsung praktek pengisian listing program. Pengkodean dibuat mengikuti langkah pada algoritma dan flowchart program. Bahasa dan istilah kode disesuaikan dengan program VB, sebab antar program memiliki kekhasan dan karakteristik yang mirip namun berbeda (Dewobroto,2005). Aplikasi kode disesuaikan dengan data yang akan dimasukkan atau dipakai.d. ImplementationImplementasi adalah langkah nyata untuk menerapkan sistem pembelajaran yang dibuat. Artinya, pada tahap ini semua yang telah dikembangkan diinstal atau diset sedemikian rupa sesuai dengan peran atau fungsinya agar bisa diimplementasikan. Misal, jika memerlukan software tertentu maka software tersebut harus sudah diinstal. Jika penataan lingkungan harus tertentu, maka lingkungan atau setting tertentu tersebut juga harus ditata. Barulah diimplementasikan sesuai skenario atau desain awal. Tahap implementasi ini didahului oleh tahapan penyusunan konsep pada tahap perencanaan yang di dalamnya diliputi oleh beberapa proses perancangan (White, 2000). Langkah-langkah yang ada dalam konsep perancangan yang berorientasi pada tapak seperti terminal meliputi penyusunan program, rancangan skematik, dan pengembangan rancangan. Implementasi program yang telah dibuat dapat diterapkan dalam perhitungan akumulasi parkir, kemudian hasilnya dievaluasi dengan perhitungan manual. Dari Gambar 5 pada baris 1 kita input data waktu tinggal (t) = 4 jam, beban parkir (no) = 2 kendaraan, jumlah kendaraan masuk (n-masuk) = 5, dan jumlah kendaraan keluar (n-keluar) = 2 kendaraan, sehingga menghasilkan jumlah kendaraan yang parkir (Kp) = 1,25 kendaraan. Hasil ini jika dibandingkan dengan perhitungan manual persis akan menghasilkan nilai yang sama.e. EvaluationTahap ini dengan memaparkan evaluasi terhadap e-learning. Mempergunakan Rencana Evaluasi sebagai acuaan kegiatan. Bisa dipergunakan perangkat atau alat evaluasi yang sudah tersedia ataupun dibuat sendiri. Tujuan yang ingin dicapai adalah melihat apakah target e-learning tercapai atau tidak. Jika dirasa belum tercapai, maka perlu dilakukan perbaikan. Indikator ketercapaian program pembelajaran ini diharapkan Mahasiswa mampu menjelaskan tata guna lahan, menggambarkan pola sirkulasi kendaraan, dan parkir dalam suatu rancangan tapak terminal kemudian dibuat programnya sehingga mampu membantu memberi kemudahan perhitungan akumulasi parkir kendaraan angkutan umum. Sistem penilaian dengan mengukur ketepatan fungsi dan keindahan dalam mengatur pola sirkulasi dan parkir, rancangan efisiensi dan efektifitas kapasitas lahan parkir dengan tingkat ukumulasi parkir yang ideal. Selain itu alat ukur untuk menentukan KesimpulanDari bahasan di atas didapatkan bahwa metode pemodelan ADDIE memberikan langkah dalam strategi pembelajaran yang sistematis, efektif, dan arahan yang jelas. Strategi ini sangat tepat untuk diterapkan pada penerapan sistem e-learning dengan pemanfaatan program komputer Visual Basic 6 (VB. 6) dalam perancangan tapak suatu kawasan. Di dalam kurikulum Jurusan Teknik Arsitektur itu sendiri ada beberapa mata kuliah aplikasi komputer yang mempelajari penggunaan dan penguasaan program komputer dalam menganalisis data, merancang, dan menggambar objek rancang. Penerapan pemrograman bahasa Visual Basic 6 (VB.6) merupakan program baru bagi kalangan arsitek dalam mengolah dan menganalisis perencanaan, sehingga menjadi inovasi baru dalam pengembangan keilmuan arsitektur untuk membuat alat bantu berupa program, yang mana para arsitek yang membuatnya. Hal ini bisa dipahami, sebab seringkali para arsitek begitu dihadapkan di lapangan yang terkait banyaknya data kuantitatif dan numerik yang mereka temui, membuat mereka merasa kesulitan bagaimana memulai merancang dengan begitu banyaknya data. Walaupun sederhana, tulisan ini berupaya memberikan strategi dalam pengenalan program Visual Basic 6 dengan pendekatan model ADDIE, yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Mata kuliah keilmuan yang menjadi objek bahasan adalah mata kuliah Perancangan Landscape dengan lingkup rancangan mengambil elemen parkir di dalam kawasan terminal. Elemen parkir itu sendiri terdiri dari banyak unsur, salah satunya adalah akumulasi parkir yang menunjukkan jumlah kendaraan yang dilayani oleh petak parkir. Program yang didapatkan terbukti sangat efektif dan mampu menyimpan, memanggil, dan mengolah data numerik dalam jumlah besar. Apabila dievaluasi dengan iterasi perhitungan manual menunjukkan hasil yang sama. Daftar Pustaka
  • Ashihara, Yoshinobu. 2002. Exterior Design In Architecture Diterjemahkan oleh Sugeng Gunadi dengan Judul Merancang Ruang Luar. Surabaya : ITS Surabaya.
  • Dewobroto, Wiryanto. 2005. Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan Visual Basic 6.0. Jakarta : Elex Media Komputindo
  • Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. 1996. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Parkir. Jakarta : Departemen Perhubungan Republik Indonesia
  • Hidayati, Hetti. 2010. Panduan pengembangan konten e-learning dalam program Teaching Grant PHKI 2010. Pelatihan Desain Instruksional untuk Pengembangan konten e-learning Institut Teknologi Telkom
  • Purwanti, Oka. 2003. Simulasi Penataan Sirkulasi Angkutan Umum di Terminal dengan studi kasus di Terminal Leuwipanjang Kota Bandung Propinsi Jawa Barat. Proceeding Simposium ke-6 FSTPT, 4 - 5 September 2003. Makassar : Universitas Hasanuddin.
  • Radam, Iphan F. Radam dan Karno, Achmad. 2003. Analisis Kapasitas Parkir Pada Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin. Proceeding Simposium ke-6 FSTPT, 4 - 5 September 2003. Makassar : Universitas Hasanuddin.
  • Ramli, Muh. Isran, danHustim, Muralia. 2003. Evaluasi Kinerja Karakteristik Parkir Pada Terminal Angkutan Umum Antar Kota Di Propinsi Sulawesi Selatan (Kasus : Terminal Angkutan Umum Kabupaten Bantaeng). Proceeding Simposium ke-6 FSTPT, 4 - 5 September 2003. Makassar : Universitas Hasanuddin.
  • Tim Kurikulum Arsitektur. 2008. Silabus Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
  • White, Edward T. 2000. Buku Sumber Konsep : Sebuah Kosakata Bentuk-Bentuk Arsitektural diterjemahkan oleh Aris K. Onggodiputro. Bandung : Intermatra.
  • Yuswanto. 2003. Visual Basic 6.0, Pemrograman Grafis dan Multimedia. Surabaya : Prestasi Pustaka.