Macam dan Cara Membuat Laporan Hasil Belajar

Rabu 01 Jun 2011 03:49 AM Alim Sumarno, M.Pd

Laporan hasil belajar peserta didik berbentuk profil yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Informasi mengenai aspek-aspek tersebut diperoleh berdasarkan sistem tagihan yang digunakan untuk mata pelajaran sesuai dengan tututan kompetensi dasar. Bentuk laporan hasil belajar disesuaikan dengan tingkat kepentingan guru atau sekolah, peserta didik, dan orangtua.Hasil belajar aspek kognitif, afektif, dan psikomotor tidak dijumlahkan karena dimensi yang diukur berbeda. Masing-masing dilaporkan sendiri-sendiri dan mempunyai makna penting. Ada orang yang memiliki kemampuan kognitif tinggi, kemampuan psikomotor cukup, dan kemampuan afektif cukup. Namun ada orang yang kemampuan kognitif cukup, kemampuan psikomotor tinggi, dan kemampuan afektif cukup. Bila kedua orang tersebut skor kemampuannya dijumlahkan bisa jadi sama dan memberikan gambaran yang mempunyai kemampuan yang sama, padahal karakteristiknya berbeda. Jadi jika skor kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor dijumlahkan akan berakibat ada informasi yang hilang. Yang hilang yaitu karakteristik kemampuan masing-masing individu.Laporan hasil belajar dibuat sesuai dengan kepentingannya. Oleh karena itu ada laporan hasil belajar untuk peserta didik, untuk guru dan sekolah, dan untuk orangtua.Laporan hasil belajar dalam kurikulum berbasis kompetensi mencakup tiga aspek, oleh karena itu dalam laporan perlu dikelompokkan mata pelajaran sesuai dengan aspek tersebut. Jadi pada aspek kognitif dan psikomotor tercantum kolom nama mata pelajaran, pencapaian belajar dan kolom keterangan. Pada kolom keterangan ini dapat diisi tentang lulus tidaknya serta perlu remidi atau tidak. Jika perlu remidi maka pada bab atau bagian mana yang perlu mengkuti remidi itu. Sedangkan pada aspek afektif cukup kolom nama mata pelajaran serta minat terhadap mata pelajaran. Tidak ada batas lulus terhadap minat, namun keterangan ini dapat digunakan guru untuk berupaya meningkatkan minat peserta didik itu terhadap mata pelajaran Laporan hasil belajar untuk pserta didik dan untuk orangtua tidak banyak berbeda. Kolom-kolomnya dapat sama dan mungkin tak perlu dicantumkan lulus atau tidak pada kolom keterangan. Laporan hasil belajar untuk guru atau sekolah perlu kolom nilai sama atau lebih tinggi dari 75 dan kolom nilai yang kurang dari 75. Sedangkan kolom terakhir dapat berisi komptensi tertentu tuntas atau belum tuntas.