Kualitas Hasil Akhir, indikator keefektifan pembelajaran

Senin 13 Jun 2011 03:14 AM Alim Sumarno, M.Pd

Kadang-kadang keefektifan suatu pembelajaran sukar diukur dengan cara-cara sebelumnya, seperti pembelajaran dalam bidang ketrampilan atau seni. Unjuk-kerja sering kali lebih didasarkan pada sikap dan rasa seni, daripada prosedur baku yang harus diikuti. Oleh karena itu, cara-cara mengukur keefektifan pembelajaran seperti diuraikan sebelumnya sukar diterapkan. Cara yang paling mungkin untuk ini adalah mengamati kualitas hasil unjuk-kerja. Umpamanya, unjuk-kerja melukis. Yang diamati bukan unjuk-kerja ketika mahasiswa melukis, tetapi lukisannya setelah selesai digarap.Unjuk-kerja menari, umpamanya, tidak dapat diukur hanya dengan menggunakan prosedur baku. Ada unsur lain, yaitu rasa seni, yang lebih menentukan kualitas tarian. Dua orang penari meskipun telah mengikuti semua prosedur baku yang telah ditetapkan, tetapi mereka tetap memperlihatkan kualitas tarian yang berbeda.