Kreativitas Belajar

Kamis 16 Feb 2012 11:18 PM Alim Sumarno, M.Pd

Pengertian Kreativitas

Menurut Munandar yang diterjemahkan Sukmadinata (2004:104): Kreativitas adalah kemampuan a) untuk membuat kombinasi baru berdasarkan data informasi atau unsur yang ada, b) berdasarkan data atau informasi yang tersedia, menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah, dimana penekanannya adalah pada kualitas, ketepat gunaan dan keragaman jawaban, c) yang mencerminkan kelancaran, keluwesan dan orisinilitas dalam berfikir serta kemampuan untuk mengelaborasi suatu gagasan.

Menurut komite Penasehat Nasional bidang pendidikan kreatif dan pendidikan budaya yang diterjemahkan oleh Craft (2005:291), “Menggambarkan kreativitas sebagai bentuk aktivitas imajinatif yang mampu menghasilkan sesuatu yang bersifat original, murni, asli, dan memiliki nilai”.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kreativitas belajar adalah suatu kondisi, sikap, kemampuan, dan proses perubahan tingkah laku seseorang untuk menghasilkan produk atau gagasan, mencari pemecahan masalah yang lebih efisien dan unik dalam proses belajar.

Ciri-ciri kreativitas

Menurut Joyce Wycoff (2002:49) beberapa ciri orang kreatif antara lain:

  1. Keberanian
  2. Ekspresif
  3. Humor
  4. Intuisi

Ciri-ciri orang kreatif di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Keberanian
    Berani menghadapi tantangan baru dan bersedia menghadap risiko kegagalan.
  2. Ekspresif
    Tidak takut menyatakan pemikiran dan perasaannya.
  3. Humor
    Humor berkaitan dengan kreativitas menggabungkan hal-hal sedemikian rupa sehingga menjadi berbeda, tidak terduga dan tidak lazim.
  4. Intuisi
    Menerima intuisi sebagai aspek wajar dalam kepribadiannya.

Menurut Munandar (2004:37): Beberapa ciri pribadi yang kreatif yaitu: imajinatif, mempunyai prakarsa, mempunyai minat luas, mandiri dalam berpikir, senang berpetualang, penuh energi, percaya diri, bersedia mengambil risiko, dan berani dalam berpendirian dan berkeyakinan.

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ciri-ciri kreativitas antara lain:

  1. Bebas dalam berpikir dan bertindak
  2. Adanya inisiatif menumbuhkan rasa ingin tahu
  3. Percaya pada diri sendiri
  4. Mempunyai daya imajinasi yang baik

Faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas

Kreativitas tidak hanya tergantung pada potensi bawaan yang khusus, tetapi juga pada perbedaan mekanisme mental atau sikap mental yang menjadi sarana untuk mengungkapkan sikap bawaan tersebut. Menurut Hurlock (2005:11) beberapa kegiatan untuk meningkatkan kreativitas adalah:

  1. Waktu
  2. Kesempatan
  3. Dorongan
  4. Sarana
  5. Lingkungan
  6. Hubungan dengan orang tua
  7. Cara mendidik anak
  8. Pengetahuan

Kegiatan untuk meningkatkan kreativitas diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Waktu
    Untuk menjadi kreatif kegiatan anak seharusnya jangan diatur sedemikian rupa sehingga anak mempunyai sedikit waktu bebas untuk bermain-main dengan gagasan dan konsep yang dipahaminya.
  2. Kesempatan
    Apabila mendapat tekanan dari kelompok, kemudian anak menyendiri maka ia menjadi lebih kreatif.
  3. Dorongan
    Orang tua sangat berperan dalam hal ini, anak seharusnya dibebaskan dari ejekan dan kritik yang seringkali memojokkan anak.
  4. Sarana
    Harus disediakan untuk merangsang dorongan ekperimen dan eksplorasi yang merupakan unsure penting dari kreativitas.
  5. Lingkungan
    Keadaan lingkungan yang merangsang kreativitas anak.
  6. Hubungan dengan orang tua
    Orang tua yang terlalu melindungi atau posesif terhadap anak dapat menghambat proses kreativitas.
  7. Cara mendidik anak
    Mendidik secara demokratis dan persimis dirumah dan di sekolah akan meningkatkan kreativitas, sedangkan mendidik dengan otoriter menghambat proses kreativitas.
  8. Pengetahuan
    Semakin banyak pengetahuan yang diperoleh anak maka semakin banyak dasar untuk mencapai proses kreativitas.

Indikator kreativitas belajar

Selanjutnya untuk melengkapi uraian mengenai faktor yang mempengaruhi kreativitas tentang kreativitas, perlu dikemukakan adanya beberapa indikator kreativitas. Menurut Uno (2009:21) indikator kreativitas sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang besar
  2. Sering mengajukan pertanyaan yang berbobot
  3. Memberikan banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah
  4. Mampu menyatakan pendapat secara spontan dan tidak malu-malu
  5. Mempunyai atau menghargai keindahan
  6. Mempunyai pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya, tidak mudah terpengaruh orang lain.
  7. Memiliki rasa humor tinggi
  8. Mempunyai daya imajinasi yang kuat
  9. Mampu mengajukan pemikiran, gagasan pemecahan masalah yang berbeda dari orang lain (orisinil)
  10. Dapat bekerja sendiri
  11. Senang mencoba hal-hal baru
  12. Mampu mengembangkan atau merinci suatu gagasan (kemampuan elaborasi)

Indikator diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang besar
    Biasanya siswa yang kreatif selalu ingin tahu, memiliki minat yang luas dan menyukai kegemaran dan aktivitas yang kreatif.
  2. Sering mengajukan pertanyaan yang berbobot
    Biasanya siswa yang kreatif dalam belajar selalu bertanya dan pertanyaan yang di ajukan selalu berbobot dan sifatnya membangun.
  3. Memberikan banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah
    Biasanya siswa yang kreatif mampu memberikan gagasan dan usul terhadap suatu masalah yang yang perlu di selesaikan. Hal ini berarti siswa memiliki kreativitas yang tinggi dalam menyelesaikan masalah.
  4. Mampu menyatakan pendapat secara spontan dan tidak malu-malu
    Apabila mengeluarkan pendapat secara langsung dan tidak malu. Contohnya dalam diskusi belajar di kelas siswa menyampaikan pendapatnya secara langsung dalam keadaan setuju atau pun tidak setuju.
  5. Mempunyai atau menghargai keindahan
    Minat seni dan keindahan juga lebih kuat dari rata-rata Waupun tidak semua orang kreatif menjadi seniman, tetapi mereka mempunyai minat yang cukup besar terhadap keadaan alam, seni, sastra, music dan teater.
  6. Mempunyai pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya, tidak mudah terpengaruh orang lain.
    Siswa memiliki pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya serta tidak terpengaruh orang lain. Dalam hal ini siswa memiliki kreatif dalam mengelaurkan pendapat.
  7. Memiliki rasa humor tinggi
    Siswa kreatif biasanya mempunyai rasa humor yang tinggi, dapat melihat masalah dari berbagai sudut dan memiliki kemampuan untuk bermain dengan ide, konsep atau kemungkinan-kemungkinan yang di khayalkan.
  8. Mempunyai daya imajinasi yang kuat
    Biasanya siswa lebih tertarik pada hal-hal yang rumit.
  9. Mampu mengajukan pemikiran, gagasan pemecahan masalah yang berbeda dari orang lain(orisinil)
    Siswa mempunyai rencana yang inovatif serta orisinil yang telah di pikirkan dengan matang terlebih dahulu, dengan mempertimbangkan masalah yang mungkin timbul dan implikasinya.
  10. Dapat bekerja sendiri
    Siswa yang kreatif biasanya cukup mandiri dan memiliki rasa percaya diri. Sehingga siswa selalu mengerjakan sendiri, contohnya apabila mendapat tugas selalu berusaha mengerjakan sendiri.
  11. Senang mencoba hal-hal baru
    Biasanya lebih berani mengambil resiko (tetapi dengan perhitungan) dari pada siswa pada umumnya. Artinya dapat melakukan sesuatu yang bagi mereka amat berarti, penting dan di sukai, mereka tidak menghiraukan kritik atau ejekan dari orang lain.
  12. Mampu mengembangkan atau merinci suatu gagasan(kemampuan elaborasi)
    Dapat mengembangkan suatu gagasan yang baru agar dapat berkembang kearah lebih baik dan jelas.

Pustaka

  • Craft, Ana. 2003. Membangun Kreativitas Anak. Depok: Insani Perss
  • Hurlock, Elizabet B. 2005. Perkembanagn Anak. Jakarta: Erlangga.
  • Munandar, Utami. 2004. Pengembangan kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
  • Sukmadinata, Nana Syaodiyah. 2003. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya