Jenis Media Pembelajaran

Kamis 28 Jul 2011 08:38 AM Alim Sumarno, M.Pd

Ada berbagai jenis media pembelajaran. Sebelum mencoba menggolongkannya atau mengklasifikasikannya orang berusaha mengenal karakteristik media tersebut. Mungkin sudah kita ketahui bersama bahwa karakteristik suatu objek sangat tergantung pada objek itu sendiri maupun dari sudut pandang mana objek itu dilihat. Misalnya, seseorang bertujuan untuk menggolongkan sejumlah media yang tersedia. Tujuan penggolongan ini ialah untuk memberikan contoh mengenai sudut pandang seseorang. Ternyata karakteristik suatu media akan berbeda bila tujuan penggolongannya juga berbeda. Berikut penggolongan jenis media pembelajaran menurut beberapa ahli.Gerlach dan Ely (1971:287-289) yang membedakan media ke dalam 8 (delapan) jenis, yaitu:
  1. Benda sebenarnya. Kategori ini meliputi orang, peristiwa benda, dan demonstrasi. Benda ini sebenarnya, berbeda dengan jenis media lainnya, bukanlah pengganti untuk benda atau peristiwa sebenarnya. Mereka adalah benda yang sebenarnya, seringkali, dalam arti alamiahnya. Melalui karya wisata mahasiswa dapat menjumpai benda sebenarnya ini. Terdapat benda dalam jumlah yang tidak terbilang dilingkungan sekitar kita. Bila tersedia di sekitar kita benda atau orang yang dapat membantu untuk mencapai tujuan pembelajaran, kita harus menggunakannya. Karena tidak hanya benda yang memberikan pengalaman pertama, tetapi juga manusia yang berhubungan dengan suatu peristiwa atau proses tertentu.Demonstrasi dapat terjadi di kampus, sekolah, kantor, atau dalam hal sedang melaksanakan karya wisata, dapat dilakukan dilokasi peristiwa atau proses yang sesungguhnya.
  2. penyajian verbal ( verbal representation). Kategiri ini meliputi bahan cetak, seperti buku teks, buku kerja, LKS, dan surat kabar ( majalah dan koran). Kata-kata yang di proyeksikan melalui slide, film, transparansi, film strip termasuk dalam kategori ini. Termasuk juga catatan di papan tulis, judul papan buletin dan setiap bentuk kata tertulis unutk menyatakan ide tertentu adalah merupakan kategiri jenis media ini. Kata0kata yang di cetak adlah penyajian juga merupakan media yang umum di pakai.
  3. penyajian grafik. Meliputi hal-hal seperti : grafik, chart,peta, diagram, gambar yang di buat dengan maksud untuk mengkomunikasikan suatu ide. Penyajian grafik ini dapat di jumpai dalam buku teks, dalam bahan display atau pameran, filstrip, OHT.
  4. gambar diam. Foto setiap benda atau peristiwa apapun adalah merupakan contoh dari gambar diam ini. Gambar-gambar foto mungkin terlibat sebgai ilustrasi dalam teks book, sebagai bahan papan buletin, slides, filmstrip atau transparansi.
  5. gambar bergerak ( termasuk televisi). Gambar hidup/bergerak, atau rekaman video tape adalah gambar yang bergerakdalam warna ataupun hitam putih yang di hasilkan dari tindakan langsung atau daripenyajian grafis yang di animasikan. Gerakan mungkin ditujukan secara normal, atau dalam gerakan lambat, berhenti dan sebagainya. Bisa dengan suara atau tanpa suara. Suara bisa sinkron dengan gambarnya, bisa pula di narasikan saja.
  6. rekaman suara ( audio recording). Rekaman di buat pada pita magnetik, atau pada piringan hitam, atau pada jalur suara film. Salah sau jenis rekaman audio yang terpenting adalah bahan verbal.
  7. progam adalah urutan informasi ( verbal, visual atau audio) yang di rancang unutk menimbulkan tindakan yang ditetapkan sebelumnya. Contoph yang paling umum adalah buku berprogama. Penyajian informal di lakukan melalui salah satu media, atau kombinasi media seperti : kata tercetak, slide dan pita suara, urutan gambar hidup, dan film strip. Suatu respon yang aktif di tuntut pihak pembelajar sebelum muncul infromasi baru. Pembelajar mendapatkan pemberitahuan segera mengenai keberhasilan atau kegagalannya ( umpan balik secara langsung)
  8. simulasi. Adalah tiruan situasi nyata yang telah di rancang mendekati sedekat mungkin peristiwa atau proses yang nyata. Contohnya adalah penggunaan posisi pengemudi mobil yang di simulasikan. Dengan kondisi jalan di proyeksikan ke layar. Permainan pendidikan yang mensimulasikan kondisi ekonomis atau geografis menuntut pengambilan keputusan secara aktif di pihak pembelajar.
Rudi Bretz (1971), mengklasifikasikan media atas karakteristik utamanya yaitu suara, bentuk visual ( gambar, garis dan simbol), dan gerak.Di samping itu, dia juga membedakan media transmisi dan media rekaman. Atas dasar itu Bretz menggolongkan semua media menjadi 7 ( tujuh) kelas, yaitu :
  1. media audio visual gerak,
  2. media audio visual diam,
  3. media audio semi gerak,
  4. media visual gerak,
  5. media visual,
  6. media audio, dan
  7. media cetak.
Jika di bagankan akan tampak sebagai berikut :
Media TransmisiSuaraGambarGarisSimbolgerakMedia rekaman

Audio visual gerak

xxxxxFilm/suara
Televisi (TV)xxxxxPita videoFilm tv
xxxxxHalografi
Gambar/suaraxxxxx

Audio visual diam

Show- scan TVShow- Shared TVxxxxxTv diam
xxxxxFilm rangakai/suara
xxxxxHalaman/ suara
XxxxxBuku dengan audio
xxxxxHalografi

Audio semi gerak

Tulisan jauhxxxxRekaman tulisan jauh
xxxxXAudio pendek

Visual gerak

xxxxXFilm bisu

Visual diam

facsimilixxxxXHalaman cetak
xxxxxFilm rangkai
xxxxxSeri gambar
xxxxxMicrofon
xxxxXArsip video

Audio

Telepon radioxxxxxCakram ( piringan) audioPita audio

Cetak

TeletipxxxxxPita berlubang