Fungsi Laboratorium

Selasa 31 May 2011 03:14 PM Alim Sumarno, M.Pd

Secara garis besar fungsi laboratorium/workshop adalah sebagai berikut :
  1. Memberikan kelengkapan bagi pelajaran teori yang telah diterima sehingga antara teori dan praktek bukan merupakan dua hal yang terpisah, melainkan dua hal yang merupakan suatu kesatuan. Keduanya saling mengkaji dan saling mencari dasar.
  2. Memberikan keterampilan kerja ilmiah bagi siswa/mahasiswa.
  3. Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari sesuatu obyek dalam lingkungan alam dan lingkungan sosial.
  4. Menambah keterampilan dalam mempergunakan alat media yang tersedia untuk mencari dan menentukan kebenaran.
  5. Memupuk rasa ingin tahu mahasiswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuwan.
  6. Memupuk dan membina rasa percaya diri sebagai keterampilan yang diperoleh, penemuan yang didapat dalam proses kegiatan kerja di laboratorium/workshop.
Uraian manfaat kegiatan laboratorium/workshop tersebut dapat dikaitkan dengan beberapa contoh manfaatnya dalam bidang studi tertentu. Dalam bidang Matematika misalnya dengan menggunakan laboratorium, mahasiswa diajar mempelajari konsep-konsep matematika dalam situasi yang konkrit dengan menggunakan obyek-obyek konkrit, misalnya mencari hasil penjumlahan dua bilangan dengan menggunakan abacus, multibase block, centicube, dan sebagainya. Dengan penggunaan alat peraga, mahasiswa aktif bekerja dari dari keasyikannya itu akan menimbulkan rasa tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang pelajaran matematika tersebut.Di bidang IPS, misalnya manfaat dari kegiatan laboratorium antara lain adalah:
  1. Menimbulkan gairah dan mendorong untuk belajar IPS, karena kegiatan laboratorium tekanan diberikan pada aktivitas mahasiswa.
  2. Lebih meragakan konsep-konsep dan proses pengajaran IPS.
  3. Mendorong penggunaan proses belajar-mengajar IPS yang bersifat multi media.
  4. Membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional calon guru IPS.
Di bidang keterampilan, misalnya keterampilan teknik manfaat dari kegiatan di laboratorium/workshop antara lain adalah :
  1. Melatih mahasiswa agar terampil dalam melakukan kegiatan praktek keterampilan teknik untuk berbagai sub bidang keterampilan.
  2. Merakit dan memasang alat/perlengkapan laboratorium/workshop keterampilan teknik.
  3. Melakukan aktivitas percobaan guna mngecek, uji coba, dan meneliti alat-alat laboratorium/workshop keterampilan teknik, ketetapan-ketetapan serta standardisasi yang telah dibuat.
  4. Membentuk dan mendisain komponen-komponen tertentu dalam berbagai keahlian dengan menggunakan fasilitas laboratorium/workshop keterampilan teknik.
  5. Melayani mahasiswa dan masyarakat dalam melakukan praktek kependidikan melalui alat-alat laboratorium/workshop keterampilan teknik sebagai media.
  6. Merawat dan memperbaiki alat/perlengkapan laboratorium/workshop keterampilan teknik.
Berlainan dengan tiga bidang studi di atas, rupanya bekerja/belajar dalam laboratorium bahasa tidak dimaksudkan untuk mengembangkan bahasa dilihat dari segi konte atau isi melainkan lebih merupakan kegiatan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa.Dalam pendidikan nilai-nilai (value education), seperti halnya dengan PMP, dengan penghargaan terhadap waktu, mencari dan mendapatkan mufakat/konsensus dapat disimulasikan dalam permaianan peranan, dimana jon sheet yang tersedia dalam laboratorium dapat dipergunakan.Demikianlah beberapa contoh manfaat kerja di laboratorium/workshop dalam beberapa bidang studi.Fungsi tersebut di atas dapat terwujud dengan baik apabila dosen mampu menggunakan dan mengelola, serta mengembangkan laboratorium/workshop dalam rangka proses balajar-mengajar.Untuk dapat menunjang efektivitas pengajaran, maka beberapa hal penting yang harus dimiliki oleh suatu laboratorium/workshop yang teroganisir secara baik, ialah :
  1. Efisien dan EfektifPengaturan alat/perlengkapan adalah merupakan yang paling penting, sehingga memungkinkan bagi dosen dan para mahasiswa untuk dapat bekerja dengan hasil yang maksimal serta waktu, bahan, tenaga yang minimal.
  2. Sehat dan AmanCahaya/penerangan yang baik, serta ventilasi/hawa yang cukup, tidak terlalu bising, dan dengan penataan alat/perlengkapan yang baik akan menciptakan suasana yang sehat dan aman atau tidak membahayakan.
  3. Memenuhi kebutuhan psikologis mahasiswa yang berpraktek.Misalnya dapat memberikan kesan teratur, aman, dan menyenangkan kepada mahasiswa yang melaksanakan praktek. Sehingga bekerja/belajar di laboratorium/workshop adalah merupakan pekerjaan/pelajaran yang mengasyikan kepada mahasiswa.
  4. Dapat dikontrol dosen pengelola setiap saat.Hal ini bahwa dosen pengelola harus dapat melihat ke segala jurusan, serta dapat mengedar peralatan mana yang sedang dipakai/dioperasikan. Sehingga dengan demikian dosen tersebut dapat menilai situasi atau keadaan dengan cepat dan tepat.
  5. Menjamin keselamatan alat dan mahasiswa.Keselamatan alat/perlengkapan serta instrumen dan bahan-abahn baku harus diperhatikan penggunaan dan keselamatannya. Hal ini lebih penting lagi ialah memperhatikan keselamatan dari siswa itu sendiri sebagai pekerja di laboratorium/workshop.
  6. Memberikan suasana pandangan yang menyenangkan.Dengan penataan warna yang menarik akan menciptakan suasana pandangan yang menyenangkan di laboratorium/workshop, misalnya : dinding yang dicat dengan warna hijau muda, biru muda, coklat, muda, dan warna-warna lembut lainnya akan memberikan suasana pandangan yang menyenangkan.